Posted on

Sistem Ekonomi dan Kebijakan Politik


Sistem ekonomi dan kebijakan politik merupakan suatu hal tak bisa terpisahkan karena satu sama lain saling mempengaruhi. Paradigma ini didasarkan bahwa politik adalah suprastruktur yang merupakan cermin dari infrastruktur (sistem ekonomi). Dalam bahasa filsafat: kondisi riil menetukan kesadaran manusia, atau keadaan sosial menentukan kesadaran social, atau infrastruktur menentukan suprastruktur.

Suatu hal yang perlu dicatat adalah walaupun dapat terbentuk berbagai sistem ekonomi yang berbeda, setiap dan semua sistem ekonomi tersebut tidak dapat menghindarkan diri dari berbagai kaidah yang berlaku di ilmu ekonomi. Satu kaidah ekonomi mikro adalah hukum permintaan dan penawaran, yang dimana harga suatu barang atau jasa tidak dapat tetap rendah jikalau permintaan meningkat sedangkan penwarannya tidak ikut meningkat. Dalam sistem ekonomi yang diatur pemerintah, harga ini dapat tetap rendah tetapi harus disertai dengan adanya subsidi.

Suatu kaidah ekonomi pada tataran makro adalah bahwa kebijakan fiskal pemerintah jika tidak dapat berimbang harus ditutupi oleh pinjaman luar negeri kecuali ditingkatkan pajak dan meningkatkan jumlah uang beredar dari segi kebijakan moneter. Kedua contoh berlakunya hukum ekonomi ini dan implikasinya (dalam contoh: perlunya subsidi dan perlunya pinjaman luar negeri atau/dan inflasi yang lebih tinggi) menunjukkan bahwa masalah pembangunan ekonomi yang semakin banyak dapat terselesaiakan pada tataran sistem ekonomi, melalui berlakunya berbagai kaidah ekonomi, akan semakin mengurangi permasalahan yang harus diselesaikan pada tataran sistem politik.

Sedangkan berdasar pada hakikatnya ekonomi politik adalah kegiatan ekonomi yang menentukan kesadaran penguasa politik dalam penentuan kebijakan. Jika kegiatan ekonomi berciri kapitalisme, maka kesadaran penguasa politik dalam menentukan kebijakan ekonomi harus sesuai dengan sistem ekonomi kapitalisme. Jika kegiatan ekonomi berciri sosialis, maka kesadaran penguasa politik dalam menentukan kebijakan ekonomi harus sesuai dengan sistem ekonomi kerakyatan atau sosialisme.

Di Indonesia sendiri sistem ekonominya berpijak pada pancasila dan UUD 45 seperti pada pasal 33, yang secara garis besar ekonomi Indonesia itu berkonsep pada asas kekeluargaan, yang diberi nama sistem ekonomi demokrasi dan atau sistem ekonomi Pancasila.

Dalam segi politik inilah berbagai kebijakan dari pihak pemerintah ini sangat berpengaruh besar pada tatanan hidup perekonomian bangsa. Sementara itu, dalam perkembangannya suatu sistem ekonomi akan terus mengalami pembentukan dan penyesuaian sesuai dengan berbagai isu dan permasalahan yang berkembang di masyarakat sehingga menentukan pergerakan sistem ekonomi dan politiknya apakah bergerak kearah yang Liberal atau malah bergerak ke arah etatisme, bergerak ke arah yang demokratis ataukah autokratis?

Disitulah pemerintah berperan dalam kebijkan-kebijakan politiknya untuk menormalisasikan keadaan ekonomi supaya tidak terjadi hawa ekonomi yang carut-marut.

About indark007

Indark007 adalah seorang mahasiswa di salah satu Universitas Islam Negeri di Bandung yang mengambil jurusan Jurnalistik sebagai konsentrasinya.... Blog ini hanyalah sebagai media sharing tentang pengetahuan dan kehidupan dari Indark007.. ^^

One response to “Sistem Ekonomi dan Kebijakan Politik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s