Posted on

SOSIOLOGI


  1. Deskripsikan
    konsep-konsep dasar sosiologi dan metodenya !

Sosialisasi, Kelompok Sosial, Struktur Sosial, Lembaga Sosial,
Perubahan Sosial, dan Konflik. Metode sosiologi adalah cara berpikir
untuk mengungkapkan realitas sosial dan budaya yang ada dalam
masyarakat dengan prosedur dan teori yang dapat dipertanggung
jawabkan secara ilmiah.

  1. Jelaskan secara
    singkat pengertian sosiologi dan ruang lingkupnya !

Apa itu sosiologi? Sosiologi adalah sebuah disiplin ilmu yang
mempelajari individu, kelompok dan lembaga sosial yang membentuk
masyarakat secara umum. Ini tentu saja batasan sosiologi yang sangat
sederhana, tetapi paling mudah dimengerti secara awam… Sekedar
pengenalan awam, berikut akan dijelaskan secara selintas ruang
lingkup kajian sosiologi tersebut. Sesungguhnya, ruang lingkup kajian
sosiologi sebagai ilmu sangatlah luas, mencakup hampir semua bidang
kehidupan masyarakat, baik bidang ekonomi, politik, agama,
pendidikan, kebudayaan, tentu saja dilihat dari perspektif (asumsi
teoritis dan metodologis) sosiologi. Setidaknya ada sejumlah elemen
penting yang menjadi perhatian ahli sosiologi dalam mempelajari
masyarakat. Elemen-elemen tersebut tercakup kepada lima area sosial,
yakni : karakteristik penduduk, prilaku sosial, lembaga sosial,
elemen budaya dan perubahan sosial. Karakteristik penduduk akan
menentukan pola-pola hubungan sosial dan bentuk struktur sosial yang
tercipta dalam kehidupan sosial dimana penduduk bertempat tinggal.
Prilaku sosial dipelajari secara komprehensif dalam sosiologi. Dalam
teori psikologi sosial banyak dibahas tentang prilaku kelompok,
sikap, kompromitas, kepemimpinan, moral kelompok dan bermacam-macam
bentuk prilaku lainnya. Juga dipelajari interaksi sosial, konflik
sosial, gerakan sosial dan perang. Disini juga dipelajari tentang
konsep status dan peran, peran (role) adalah harapan sosial terhadap
status (position) yang disandang seseorang di tengah masayarakat
(lingkungan).

Lembaga sosial adalah kumpulan hubungan-hubungan sosial di masyarakat
yang membentuk fungsi sosial khusus. Lembaga sosial tersebut
misalnya, organisasi bisnis, pemerintah, rumah sakit,
mesjid/pesantren atau sekolah. Masing-masing lembaga memiliki
keterkaitan lagsung dengan masyarakat yang eksisis, demikian juga
antara lembaga-lemabag sosial terhadap hubungan timbal-balik, yang
saling pengaruh mempengaruhi satu sama lain. Lembaga sosial yang
dianggap paling penting adalah: keluarga, ekonomi, politik,
pendidikan, dan agama. Elemen budaya membantu menyatukan dan mengatur
kehidupan sosial. Ini memberikan orang-orang landasan umum dalam
komunikasi dan saling pengertian. Elemen budaya mencakup; seni,
tradisi, bahasa, pengetahun dan nilai-nilai agama. Ahli sosiologi
melakukan studi terhadap pengaruh masing-masing elemen tersebut
terhadap kondisi, karakter dan prilaku sosial. Perubahan sosial
adalah perubahan yang terjadi dalam kondisi atau pola prilaku dalam
masyarakat. Banyak faktor yang yang menyebabkan terjadinya perubahan
sosial, seperti mode, invensi, revolusi, perang, atau sejumlah
masalah penduduk lainnya. Tetapi teknologi memainkan peran yang
sangat penting dalam perubahan sosial masyarakat, terutama sejak
revolusi industri di Eropa. Secara umum perubahan sosial dapat dibagi
dua (dilihat dari sumber terjadinya perubahan), yakni perubahan
internal (dalam) dan perubahan eksternal (luar).

  1. Jelaskan secara
    singkat perkembangan sosiologi !

Perkembangan
sosiologi pada abad pencerahan


Banyak ilmuwan-ilmuwan besar pada zaman dahulu, seperti Sokrates,
Plato
dan Aristoteles
beranggapan bahwa manusia terbentuk begitu saja. Tanpa ada yang bisa
mencegah, masyarakat mengalami perkembangan dan kemunduran. Pendapat
itu kemudian ditegaskan lagi oleh para pemikir di abad
pertengahan
, seperti Agustinus,
Ibnu
Sina
, dan Thomas
Aquinas
. Mereka berpendapat bahwa sebagai
makhluk hidup yang fana,
manusia
tidak bisa mengetahui, apalagi menentukan apa yang akan terjadi
dengan masyarakatnya
. Pertanyaan dan pertanggungjawaban ilmiah
tentang perubahan masyarakat belum terpikirkan pada masa ini.
Berkembangnya ilmu pengetahuan
di abad
pencerahan
(sekitar abad ke-17 M), turut
berpengaruh terhadap pandangan mengenai perubahan masyarakat,
ciri-ciri ilmiah mulai tampak di abad ini. Para ahli di zaman itu
berpendapat bahwa pandangan mengenai perubahan masyarakat harus
berpedoman pada akal budi manusia. Pengaruh perubahan yang terjadi
di abad pencerahan Perubahan-perubahan besar di abad
pencerahan
, terus berkembang secara
revolusioner sapanjang abad ke-18 M. Dengan cepat struktur masyarakat
lama berganti dengan struktur yang lebih baru. Hal ini terlihat
dengan jelas terutama dalam revolusi
Amerika
, revolusi
industri
, dan revolusi
Perancis
. Gejolak-gejolak yang diakibatkan oleh
ketiga revolusi ini terasa pengaruhnya di seluruh dunia. Para ilmuwan
tergugah, mereka mulai menyadari pentingnya menganalisis perubahan
dalam masyarakat.


Gejolak abad revolusi

Perubahan yang terjadi akibat revolusi
benar-benar mencengangkan. Struktur masyarakat
yang sudah berlaku ratusan tahun rusak. Bangasawan
dan kaum Rohaniawan
yang semula bergemilang harta dan kekuasaan, disetarakan haknya
dengan rakyat jelata. Raja
yang semula berkuasa penuh, kini harus memimpin berdasarkan
undang-undang yang di tetapkan. Banyak kerajaan-kerajaan besar di
Eropa yang jatuh dan terpecah. Revolusi Perancis berhasil mengubah
struktur masyarakat feodal ke masyarakat yang bebas.Gejolak abad
revolusi itu mulai menggugah para ilmuwan pada pemikiran bahwa
perubahan masyarakat
harus dapat dianalisis. Mereka telah menyakikan betapa perubahan
masyarakat yang besar telah membawa banyak korban berupa perang,
kemiskinan,
pemberontakan dan kerusuhan. Bencana itu dapat dicegah sekiranya
perubahan masyarakat sudah diantisipasi secara dini. Perubahan
drastis yang terjadi semasa abad revolusi menguatkan pandangan betapa
perlunya penjelasan rasional terhadap perubahan besar dalam
masyarakat. Artinya :

Perubahan masyarakat bukan merupakan nasib yang harus diterima begitu
saja, melainkan dapat diketahui penyebab dan akibatnya. Harus dicari
metode ilmiah yang jelas agar dapat menjadi alat bantu untuk
menjelaskan perubahan dalam masyarakat dengan bukti-bukti yang kuat
serta masuk akal. Dengan metode ilmiah yang tepat (penelitian
berulang kali, penjelasan yang teliti, dan perumusan teori
berdasarkan embuktian), perubahan masyarakat sudah dapat diantisipasi
sebelumnya sehingga krisis sosial yang parah dapat dicegah.


Kelahiran sosiologi modern

Sosiologi modern tumbuh pesat di benua Amerika,
tepatnya di Amerika Serikat dan Kanada. Mengapa bukan di Eropa? (yang
notabene merupakan tempat dimana sosiologi muncul
pertama kalinya).Pada permulaan abad ke-20, gelombang besar imigran
berdatangan ke Amerika
Utara
. Gejala itu berakibat pesatnya
pertumbuhan penduduk,
munculnya kota-kota industri
baru, bertambahnya kriminalitas dan lain lain. Konsekuensi gejolak
sosial itu, perubahan besar masyarakat pun tak terelakkan.Perubahan
masyarakat itu menggugah para ilmuwan sosial
untuk berpikir keras, untuk sampai pada kesadaran bahwa pendekatan
sosiologi lama ala Eropa
tidak relevan lagi. Mereka berupaya menemukan pendekatan baru yang
sesuai dengan kondisi masyarakat pada saat itu. Maka lahirlah
sosiologi modern.Berkebalikan dengan pendapat sebelumnya, pendekatan
sosiologi modern cenderung mikro
(lebih sering disebut pendekatan empiris). Artinya, perubahan
masyarakat dapat dipelajari mulai dari fakta sosial demi fakta sosial
yang muncul. Berdasarkan fakta sosial itu dapat ditarik kesimpulan
perubahan masyarakat secara menyeluruh. Sejak saat itulah disadari
betapa pentingnya penelitian (research) dalam sosiologi.

  1. Mengapa manusia
    dikatakan mahluk unik dan tingkah lakunya menjadi kebudayaan !

Manusia dikatakan mahluk unik karena manusia diberi kelebihan dari
mahluk yang lainya yaitu berupa akal, dan ini yang menyebabkan
manusia dikatakan mahluk unik. Ini menyebabkan manusia bias menjadi
apa saja dengan menggunakan akalnya. Tingkah laku manusia dapat
menjadi kebudayaan karena tingkah laku manusia itu dilakukan secara
kontinyu dan ini berbeda antara suatu tempat dengantempat lainya ,
individu satu dengan lainya, juga kelompok dengan kelompok lainya.
Apabila tingkah lakunya itu telah menjadi identitas dari suatu
manusia khususnya suatu kelompok maka itulah yang disebut tingkah
laku manusia dapat menjadi kebudayaan bahkan menjadi peradaban.

  1. Jelaskan
    kegunaan mempelajari sosiologi !

Dengan mempelajari
Sosiologi kita dapat :

  1. Mempelajari, menjelaskan,
    menganalisis dan meneliti fenomena social, gejala social dan
    masalah-masalah social yang terjadi dimasyarakat

  2. Hasil-hasil penelitian Sosiologi
    dapat digunakan sebagai acuan dalam perencanaan pembangunan atau
    sebagai acuan untuk pengambilan kebijakan pemerintah dalam
    pembangunan

  3. Hasil-hasil penelitian Sosiologi
    dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah social yang
    terjadi dimasyarakat

  4. Metode-metode penelitian Sosiologi
    mempunyai kemampuan yang baik dalam memprediksi dan
    menginterpretasikan data yang menyangkut hubungan sebab akibat dalam
    aspek-aspek kehidupan manusia.

About indark007

Indark007 adalah seorang mahasiswa di salah satu Universitas Islam Negeri di Bandung yang mengambil jurusan Jurnalistik sebagai konsentrasinya.... Blog ini hanyalah sebagai media sharing tentang pengetahuan dan kehidupan dari Indark007.. ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s